Kecuali Anda menghabiskan hari dengan melahap es krim, semua orang akan merasa nyaman setelah seharian di pantai. Dan siapa yang belum pernah diberi resep 'udara laut' oleh seorang bibi tua pada suatu saat dalam hidup mereka? Nah, inilah sepuluh alasan ilmiah mengapa Bibi Edna selama ini benar.
1. Mineral Penangkal Infeksi
Air laut kaya akan mineral seperti potasium, magnesium, klorida, dan natrium. Zat-zat licik ini tidak hanya membuat rambut dan kulit kita tampak luar biasa; mereka juga membantu melawan infeksi dan mengurangi peradangan. Itu sebabnya penderita penyakit kulit seperti eksim seringkali disarankan untuk berenang di laut sebagai bagian dari pengobatannya.
2. Lebih Cenderung Berolahraga
Selalu menunda lari itu? Pindah ke pantai! Tinggal di sekitar lautan atau melihat pemandangan keindahan alam meningkatkan keinginan Anda untuk berada di luar ruangan dan melakukan aktivitas seperti lari, bersepeda, atau olahraga tim. Tentu saja, berenang juga lebih umum dilakukan di sekitar pantai. Aktivitas aerobik seperti ini menjaga sistem pernapasan Anda bekerja dengan baik dan diketahui dapat meningkatkan angka harapan hidup.
3. Sedikit Sinar UV Baik Bagi Kita
Ketika sinar UVB matahari menyinari kita, hal itu merangsang produksi Vitamin D. Vitamin D sangat penting karena membantu tubuh kita memproduksi kalsium, yang pada gilirannya mencegah diabetes, MS, penyakit jantung, dan mengurangi kemungkinan kanker. Namun, SEPERTI YANG SEMUA ORANG TAHU, berada di bawah sinar matahari terlalu lama tanpa perlindungan bisa berbahaya – jadi berhati-hatilah saat berada di luar sana.
4. Udara Laut Yang Kental Untuk Pernapasan Lebih Jernih
Dapatkan ini. Karena udara laut memiliki kandungan garam yang tinggi sehingga cukup kental. Artinya, saat Anda menghirupnya, ia membersihkan tenggorokan dan sistem pernapasan Anda, memungkinkan pernapasan lebih jernih dan kualitas tidur lebih baik. Udara laut juga dikenal membuat Anda tetap terjaga dan energik di siang hari karena jauh lebih sejuk.
5. Obat Asin Air Laut
Karena asinnya air laut, air laut memiliki banyak khasiat yang bermanfaat bagi kita. Luka kecil atau goresan disembuhkan dengan garam dan mineral. Laut juga terbukti membantu masalah otot atau nyeri sendi dengan membuat rileks dan menenangkan area sekitarnya.
6. Pasir Menjaga Kualitas Kulit
Berjalan di atas pasir halus di pantai seperti melakukan pedikur. Kecuali itu gratis. Sedimen akan membantu mengelupas kulit mati dari kaki dan tubuh Anda, menjaga kulit Anda tetap halus dan sehat.
7. Lautan Adalah “Tempat Yang Tepat”
Penelitian pencitraan otak menunjukkan bahwa kedekatan dengan air sangat terkait dengan pelepasan hormon perasaan baik di otak, termasuk dopamin dan oksitosin. Ini mungkin alasan mengapa Hawaii menduduki peringkat negara bagian paling bahagia selama enam tahun terakhir. Ahli biologi kelautan dan konservasionis Wallace Nichols menggambarkan laut sebagai “pemicu yang memberitahu otak Anda bahwa Anda berada di tempat yang tepat” dan mengatakan bahwa “respon kita terhadap air dan lautan sangat dalam”.
8. Gelombang Penghilang Stres
Suara deburan ombak juga terbukti mampu menenangkan pikiran. Saat gelombang datang, menerjang, dan kemudian surut lagi, sistem saraf parasimpatis diaktifkan, yang memperlambat otak dan membantu meningkatkan relaksasi. Shuster menggambarkan hal ini sebagai “menghilangkan rangsangan pada otak kita”. Proses ini membuat bagian otak yang bertanggung jawab atas emosi stres menyusut, sementara area seperti empati dan memori tumbuh.
9. Air Dingin Membangunkan Pikiran Dan Tubuh
Ada juga manfaat berenang di air dingin. Teori Wim Hof menyatakan bahwa berenang di suhu yang lebih dingin mengubah Anda menjadi ninja zen yang berfungsi tinggi (bukan kata-katanya). Saat Anda kedinginan, adrenalin dilepaskan untuk menjaga otot tetap aktif dan indra Anda tetap waspada. Berenang secara teratur di air dingin memperkuat otot, mempertajam pikiran, dan sangat terkait dengan harapan hidup lebih lama.
10. Pemandangan Laut Biru Menenangkan
Berada di dekat laut memiliki manfaat kesehatan mental dan fisik. Penelitian ilmiah dari Richard Shuster menunjukkan bahwa dekat dengan warna biru telah membuat “banyak orang diasosiasikan dengan perasaan tenang dan damai”. Menatap laut juga dapat menghasilkan keadaan meditasi yang menenangkan, dan bahkan dapat mengubah frekuensi gelombang otak agar sesuai dengan frekuensi laut, sehingga membuat Anda benar-benar terhubung dengan alam.