Panjat tebing tidak hanya menjadi olahraga bagi tubuh Anda, tetapi juga membawa banyak manfaat bagi jiwa Anda.
MANFAAT FISIK DARI ROCK CLIMBING
Seorang pemanjat tebing harus terlatih dan kuat. Ini penting untuk olahraga yang menuntut fisik. Dibutuhkan banyak kekuatan untuk berpegangan pada dinding dan sering kali Anda menahan sebagian besar otot Anda dalam keadaan statis, terus-menerus tegang. Betapapun sulitnya, Anda harus berusaha sesantai mungkin. Menjadi lebih baik dalam pendakian sangatlah menuntut dan terkadang Anda tidak bisa meningkatkannya, namun patut dicoba dengan keras.
Berikut adalah daftar manfaat fisik yang luar biasa dari pendakian:
Mengencangkan otot lengan. Lengan Anda akan semakin kuat semakin Anda memanjat karena lengan tersebut menempel pada dinding panjat dan menarik diri ke atas. Lengan bawah dan bahu mempunyai beban paling berat, oleh karena itu keuntungan dijamin. Kekuatan cengkeraman Anda akan meningkat drastis hanya setelah beberapa minggu pendakian.
Diukir kembali dan leher. Dengan melihat ke atas, ke bawah, dan sekeliling Anda saat mendaki, otot leher akan berkembang lebih kuat. Karena sifat dari olahraga ini, punggung Anda juga terukir dengan baik!
Otot paha yang cerdas. Meskipun ini bukan salah satu kelompok otot utama, namun akan menjadi lebih kuat karena kaki Anda berusaha menyeimbangkan Anda di dinding.
Menggabungkan kardio dan kekuatan menjadi satu latihan. Dalam satu sesi panjat tebing, tubuh melakukan sejumlah tes fisik, termasuk membentuk otot, meningkatkan detak jantung, dan mengembangkan stamina. Menurut sebuah penelitian tahun 1997 yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, kardio dan energi yang dikonsumsi dalam panjat tebing serupa dengan berlari dengan kecepatan antara 8 dan 11 menit per mil.
Peningkatan fleksibilitas. Panjat tebing mendorong peserta untuk meningkatkan jangkauan geraknya. Panjat tebing menuntut fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi karena mengharuskan pendaki untuk meraih, melompat, dan memanjat ke pegangan dan pijakan yang biasanya jauh dari jarak yang nyaman. Menurut “Kedokteran & Sains dalam Olahraga & Latihan” edisi Juli 2011, American College of Sports Medicine menyarankan peregangan harus dilakukan setidaknya dua kali seminggu untuk meningkatkan fleksibilitas, rentang gerak, dan meningkatkan sirkulasi darah.
Sebuah ulasan yang diterbitkan dalam Journal of Human Kinetics pada tahun 2011 melaporkan bahwa pemanjat tebing elit sering kali memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah, persentase lemak tubuh yang lebih rendah, dan kekuatan pegangan yang meningkat.
MANFAAT PSIKOLOGI & EMOSIONAL DARI ROCK CLIMBING
Mendaki adalah latihan seluruh tubuh, artinya kepala Anda juga aktif.
Kekuatan mental. Dalam bouldering (sejenis panjat tebing yang dilakukan tanpa tali atau tali pengaman), rute yang dilalui disebut masalah – dan memang demikian, karena panjat tebing memerlukan keterampilan pemecahan masalah. Menavigasi rute menuntut pendaki untuk menilai kemampuan masing-masing, seperti jangkauan, kekuatan yang penting untuk menyelesaikan langkah berikutnya, tingkat energi saat ini, dan perencanaan rute. Selain itu, panjat tebing memerlukan koordinasi tangan-mata yang diperlukan bagi seorang pemanjat untuk menilai apa yang dilihatnya dan bagaimana mencapainya.
Mengurangi stres. Panjat tebing mengurangi stres dengan meningkatkan kadar norepinefrin, neurotransmitter dalam tubuh yang membantu melepaskan stres. Pendaki sering kali terlibat dalam alur aktivitas yang memungkinkan mereka menjadi fokus pada aktivitas menggapai, memanjat, dan melompat, sehingga menimbulkan rasa ekstasi. Mendaki di luar ruangan juga terbukti semakin menurunkan tingkat stres, karena pendaki lebih banyak terkena sinar matahari sehingga menghasilkan vitamin D.
Menaklukkan ketakutan. Apa yang menghalangi kita untuk menikmati hidup semaksimal mungkin? Salah satu hambatan terbesar adalah rasa takut. Karena salah satu ketakutan yang paling umum adalah ketakutan akan ketinggian dan takut jatuh dari ketinggian, panjat tebing adalah cara yang bagus untuk menaklukkannya. Pendaki sering kali diikatkan pada tali pengaman yang berfungsi sebagai alat pengaman, mencegah pendaki terjatuh saat kehilangan keseimbangan atau cengkeraman. Ini membantu pendaki untuk mencapai ketinggian yang tidak dapat mereka capai tanpa perlindungan keselamatan. Menaklukkan rasa takut akan ketinggian memberdayakan banyak pendaki untuk keluar dari zona nyaman mereka dan membangun kepercayaan diri serta harga diri.
YANG PALING PENTING: ANDA VS. DIRIMU SENDIRI
Para pendaki sering kali mendapati diri mereka berada di tepi zona nyaman yang membuat mereka meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian. Pendakian menawarkan kesempatan untuk menyelam jauh ke dalam pikiran dan potensi tubuh Anda yang tak terbatas, memungkinkan Anda menantang diri Anda lebih jauh dalam menyelesaikan rute yang semakin kompleks. Bahkan ketika sebuah rute telah selesai, pendaki terus menghadapi lebih banyak tantangan dengan kesulitan yang lebih besar.
Tantanglah diri Anda dan naik sampai ke puncak!