Teratai air adalah bunga harum yang indah dengan dedaunan eksotis yang mencuri perhatian di kolam mana pun. Mereka eksotis, megah, dan dramatis serta memiliki sejarah mendalam di luar keindahannya. Makna dan simbolisme teratai kaya dan berasal dari tiga kelompok besar: Mesir kuno, Budha, dan Hindu.
Teratai adalah tanaman milik genus Nelumbo, dan dikaitkan dengan kemurnian, kelahiran kembali, dan keilahian. Bunga teratai melambangkan bangkit dari tempat gelap menuju keindahan dan kelahiran kembali, karena inilah tepatnya bagaimana bunga teratai tumbuh. Bunga teratai mekar langsung dari air berlumpur dan keruh dan menghasilkan bunga berwarna indah. Apa yang menonjol tentang teratai adalah meskipun sering tumbuh di lumpur, dan kembali ke dalamnya pada malam hari, ia selalu mekar bersih keesokan harinya, sehingga menjadikannya elemen yang bagus untuk digunakan sebagai metafora.
Karena cara pertumbuhannya, bunga teratai dikaitkan dengan kemurnian dan keindahan dalam agama Buddha dan Hindu. Orang Mesir kuno melihat bahwa pada malam hari teratai menutup bunganya dan tenggelam ke dalam air dan terbuka pada siang hari. Mereka mengasosiasikan bunga dengan kelahiran kembali dan matahari. Fakta menarik: Teratai muncul perlahan dari kolam selama tiga hari dan kemudian mekar di pagi hingga sore hari.
Dalam agama Buddha, teratai dikaitkan dengan kemurnian, kebangkitan spiritual, dan kesetiaan. Bunganya dianggap suci karena mampu muncul dari air keruh di pagi hari dan bersih sempurna. Ia juga dikenal melambangkan kemurnian ucapan, tubuh, dan pikiran. Pecahnya permukaan setiap pagi menandakan adanya hasrat, yang mengarah pada asosiasi dengan pencerahan spiritual. Garis pemikiran utama dalam agama Buddha adalah bahwa jalan hidup seseorang mirip dengan jalan teratai. Dimulai dari tahap benih, di awal siklus karma, hingga tunas yang muncul dari air kotor, mewakili seseorang yang mengikuti jalan spiritualitas dan meninggalkan keterikatan, dan akhirnya berkembang, inilah saat seseorang telah sepenuhnya tersadarkan dan telah mencapai nirwana.
Ada beragam warna teratai yang berhubungan dengan berbagai aspek agama Buddha:
- Bunga teratai biru dikaitkan dengan kemenangan roh atas kebijaksanaan, kecerdasan, dan pengetahuan.
- Bunga teratai putih diketahui melambangkan Bodhi (kebangkitan), dan melambangkan keadaan kemurnian mental, dan kesempurnaan spiritual; itu juga dikaitkan dengan pengamanan sifat seseorang. Teratai ini dianggap sebagai rahim dunia.
- Teratai ungu dikenal mistik dan dikaitkan dengan sekte esoterik. Hal ini dapat ditampilkan digambarkan sebagai bunga terbuka atau sebagai kuncup. Delapan kelopak bunga teratai ungu melambangkan jalan mulia beruas delapan; salah satu ajaran utama Buddha. Mengikuti jalan ini dianggap mengarah pada pencerahan diri, dan dianggap sebagai salah satu kebenaran mulia.
- Bunga teratai merah muda adalah teratai tertinggi dan dianggap sebagai teratai Buddha sejati.
- Teratai merah berhubungan dengan hati dan maknanya dikaitkan dengan cinta dan kasih sayang.
Agama Hindu memiliki simbolisme yang serupa tetapi juga membawa makna berbeda terkait dengan teratai. Agama Hindu menyamakan teratai dengan keindahan, kesuburan, kemakmuran, spiritualitas, dan keabadian. Teratai yang paling umum terlihat dalam agama Hindu adalah bunga teratai putih. Namun, bunga teratai merah muda dianggap paling ilahi dan hanya diberikan kepada mereka yang memiliki kedudukan tertinggi. Banyak dewa dan dewi agama Hindu yang dikaitkan dengan bunga tersebut, seperti dewi kemakmuran, Laxmi, yang biasanya digambarkan sedang duduk di atas bunga teratai yang terbuka penuh. Demikian pula Brahma, dewa penciptaan, ditampilkan muncul dari bunga teratai yang merangkak dari angkatan laut penopang Dewa Wisnu. Teratai dianggap mewakili kualitas bijaksana dan tercerahkan secara spiritual dalam diri seseorang dan mewakili seseorang yang menjalankan tugasnya dengan sedikit perhatian terhadap imbalan apa pun dan dengan kebebasan penuh dari keterikatan, serupa dengan pemikiran Buddhis. Sungguh menakjubkan bagaimana bentuk bunga yang terbuka dan kuncup teratai yang belum terbuka dikaitkan dengan sifat-sifat manusia. Kuncup yang belum terbuka melambangkan jiwa yang terlipat yang memiliki kemampuan untuk membuka dan membuka diri terhadap kebenaran ilahi atau menjadi sadar akan realitas spiritual.
Semua simbolisme yang terkait dengan teratai tampaknya positif dan sejalan dengan menjadi orang baik dan menemukan makna spiritual dalam hidup. Menggunakan teratai di kolam Anda tidak hanya menambah estetika eksotis, tetapi juga dapat menarik kemurnian, kemakmuran, spiritualitas, dan keindahan pada taman air Anda. Ini mungkin tambahan yang bagus untuk kolam Anda di musim semi!