Meskipun siapa pun dapat memasukkan segenggam bunga ke dalam vas, ada lebih banyak pemikiran dan teknik yang digunakan dalam seni merangkai bunga. Dibutuhkan sedikit perencanaan dan persiapan yang cermat untuk menciptakan bagian tengah yang indah dan memastikan bunga mempertahankan warna dan kesegarannya. Meskipun demikian, mempelajari cara menata bunga di dalam vas sangatlah mudah dan membuatnya tampak seperti karya profesional. Setelah Anda mempelajari dasar-dasarnya, merangkai bunga bisa menyenangkan sekaligus sederhana. Kami berbicara dengan Charlotte Moss, desainer interior dan penulis buku Charlotte Moss Flowers ($43, Amazon), untuk mendapatkan tips ahli dalam menciptakan dan memelihara penataan yang indah. Panduan langkah demi langkah untuk merangkai bunga ini akan membantu Anda menyusun dan memajang karangan bunga yang indah.
Langkah 1: Tentukan desain rangkaian bunga.
Salah satu cara untuk memandu pengaturan Anda adalah dengan menentukan skema warna sebelum berbelanja bunga. Kemudian, ketika Anda pergi membeli bunga, Anda tahu bahwa Anda sedang memilih warna-warna yang serasi. Skema monokromatik, yang memamerkan variasi corak berbeda dengan warna yang sama, bisa sangat mencolok. Untuk desain bunga berdampak tinggi lainnya, cobalah warna pelengkap yang akan menyatu satu sama lain.
Meskipun Anda bisa bersikap metodis dalam skema warna, tidak ada salahnya saat memasangkan bunga. Moss merekomendasikan memilih bunga berdasarkan apa yang sedang mekar di taman Anda atau apa yang bisa Anda temukan di pasar lokal. “Kuncinya adalah berpikiran terbuka dan melihat apa yang membuat Anda tertarik,” katanya. "Menjadi terlalu spesifik dalam pencarian dapat menghalangi Anda untuk mencari kandidat cantik lainnya." Pilih favorit Anda dengan pola pertumbuhan, bentuk, dan ukuran yang berbeda, dan lihat bagaimana Anda dapat menyatukannya.
Langkah 2: Potong dan siapkan bunga.
Setelah tiba di rumah dengan membawa bunga, Anda mungkin tergoda untuk segera mulai menatanya. Namun, ada beberapa langkah penting yang harus dilakukan untuk mempersiapkan bunga dan membuatnya bertahan lebih lama. Pertama, buang sisa daun dan kelopak yang rusak dari batang. Jika ada tunas yang tidak diinginkan pada batang yang sama dengan bunga utuh, potong juga tunas tersebut. Setelah batang dibersihkan, buat potongan diagonal baru di bagian bawah batang. Masukkan batang yang sudah dipotong ke dalam vas atau ember berisi air (ini tidak harus menjadi wadah terakhir Anda) dengan makanan bunga potong.
Langkah 3: Pilih kapal.
Saat memilih vas atau wadah lain untuk rangkaian Anda, pertimbangkan jenis bunga yang Anda gunakan. Tulip biasanya memerlukan dukungan vas dengan sisi lurus, misalnya, sedangkan cabang yang tinggi atau bunga yang berat di bagian atas mungkin memerlukan wadah yang diberi beban, kata Moss. Selain vas tradisional, ia juga suka menata rangkaian bunga di keranjang anyaman untuk menambah tekstur alami. Untuk menampung air dan menjaga bunga tetap di tempatnya, lapisi keranjang dengan wadah plastik (beli lemari dapur Anda atau gunakan kembali botol air plastik dan kemasan lainnya). Jika perlu, isi dengan lumut di sekeliling wadah untuk menyamarkannya di dalam keranjang.
Langkah 4: Siapkan vas bunga Anda.
Teknik merangkai bunga yang paling penting sebenarnya tidak melibatkan bunganya—yang terpenting adalah wadah tempat Anda menaruhnya. Jika bunga tidak memiliki fondasi yang kokoh, bunga tidak akan tetap di tempatnya dan rangkaian Anda akan berantakan. . Untuk memastikan bunga tetap di tempatnya, buatlah pita bunga di atas mulut vas. Tempelkan batang melalui lubang kisi agar tetap di tempatnya. Anda juga dapat membeli katak bunga ($7 Michael's), yang merupakan wadah dengan peniti untuk menempelkan batangnya. Anda bahkan dapat membuat katak bunga dengan sepotong kecil kawat ayam yang ditekuk menjadi bola.
Langkah 5: Buat alas dengan tanaman hijau.
Cara terbaik menata bunga adalah memulai dengan tanaman hijau sebagai dasarnya. Daun kayu putih, ivy, dan pakis adalah pilihan tanaman hijau yang bagus. Gunakan batang tanaman hijau untuk membuat bentuk segitiga terbalik. Ini menjamin pengaturan Anda akan memiliki tampilan horizontal dan vertikal. Selain itu, pastikan untuk memotong kembali batangnya sebelum menambahkannya ke dalam vas.
Langkah 6: Tambahkan bunga fokus.
Bunga fokus biasanya merupakan bunga terbesar atau memiliki warna atau tekstur yang tidak biasa. Pastikan untuk menambahkan angka ganjil agar terlihat lebih natural (tidak simetris). Jangan tempatkan bunga fokus sehingga bunga tersebut menonjol lurus ke samping: bunga tersebut akan terlihat layu dan berat, bukannya kuat dan gagah. Menempatkan vas pada Susan yang malas dapat membantu Anda melihat semua sisi tanpa harus memindahkan vas.
Langkah 7: Tambahkan bunga pengisi.
Tambahkan bunga-bunga kecil dan elemen tekstur dalam susunannya untuk mengisi sekeliling fokus bunga. Sekali lagi, jangan letakkan semua bunga penyangga lurus ke atas atau ke samping. Anda dapat membayangkan bentuk penataannya sebagai kubah, dan Anda perlu mengisi semua sudut kubah tersebut agar terlihat lengkap. Gabungkan bunga-bunga kecil dalam kelompok tiga atau lima untuk menciptakan pengelompokan, mirip dengan apa yang terjadi di alam.
Langkah 8: Selesaikan rangkaian bunga Anda.
Selesaikan desainnya dengan floater atau bunga mekar halus seperti baby's breath, sedum, atau yarrow. Letakkan ini di urutan terakhir agar tidak tergencet atau terkubur oleh bunga yang mekar lebih lebat. Sebelum dipajang, berikan sedikit air pada rangkaian bunga Anda yang sudah jadi untuk meniru tampilan embun segar, saran Moss. Isi ulang vas dengan air sesuai kebutuhan untuk menjaga bunga tetap terhidrasi dan segar.